welcome visitor
Join us

categories
artikel -

Simbol Kuasa Gelap

Yohanes 10:10; Mazmur 2:2; 1 Yohanes 3:8 Apa yang dilakukan bangsa Amalek dengan caranya mirip dengan apa yang dilakukan Iblis. Bisa dikatakan bahwa bangsa Amalek itu simbol dari kuasa gelap. Bangsa Amalek licik seperti Iblis. Mereka menyerang ketika bangsa Israel tidak berdaya. Ketika itu bangsa Israel sedang lelah dan lesu. Dan lebih licik lagi, mereka menyerang bagian yang terlemah dari barisan bangsa Israel. Bagian itu ada di barisan belakang, yaitu bagian yang terdiri dari wanita, anak-anak, dan orang-orang lemah. Iblis juga menyerang saat kita dalam keadaan lelah dan lesu. Iblis menyerang orang yang paling lemah di dalam gereja atau keluarga kita. Iblis juga menyerang melalui kelemahan-kelemahan kita secara pribadi. Mungkin mata, mungkin telinga atau yang lainnya. Di samping licik, bangsa Amalek selalu menunggu waktu yang tepat, seperti Iblis. Jika penyerangan pertama gagal, mereka akan mencari waktu yang lain untuk menyerang kembali. Bahkan sampai kepada zaman Ester yang mungkin saja bangsa Israel sudah tidak begitu memikirkannya. Demikian juga dengan Iblis, seperti ketika Dia gagal mencobai Yesus. Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari padaNya dan menunggu waktu yang baik. (Luk 4:13) Dalam kaitannya dengan Tuhan, bangsa Amalek menentang Tuhan dan rencanaNya, seperti Iblis. Tuhan membawa bangsa Israel keluar dari Mesir adalah untuk menerima Tanah Perjanjian. Lebih dari itu agar melalui mereka, berkat untuk seluruh bumi bisa terwujud. Penyerangan bangsa Amalek dalam rangka melenyapkan bangsa Israel berarti menentang Tuhan dan menghalangi rencanaNya. Iblis juga selalu menentang dan menghalangi rencana Tuhan. Penyerangan kepada orang percaya, terutama para penginjil, adalah menentang Tuhan dan rencanaNya untuk menyelamatkan manusia. Dia selalu berusaha menghalangi rencana Tuhan untuk kesejahteraan umatNya. Bangsa Amalek hanya bisa dikalahkan oleh Tuhan, seperti halnya Iblis. Sekalipun ada tokoh-tokoh yang disebut yang memberikan kemenangan bagi bangsa Israel, seperti Musa, Yosua, Gideon, Saul, Daud, tetapi kemenangan itu sebenarnya berasal dari Tuhan. Demikian juga dengan Iblis, hanya bisa dikalahkan dengan kuasa Tuhan. Ketika orang percaya melawan dengan kekuatan sendiri, pasti kalah. Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! (Yak 4:7) Dilihat dari nasib akhir pun mereka sama, bangsa Amalek dibinasakan, seperti Iblis. Tempat yang layak bagi para penyembah berhala adalah Neraka, dan di tempat itu juga Iblis akan dilemparkan. Hukuman ini bukan menunjukkan Tuhan tidak adil, atau tidak mengasihi, tetapi merupakan konsekuensi logis bagi para penentangNya. Bukan hanya bangsa Amalek, semua manusia bisa menjadi simbol Iblis, yaitu ketika dia mempunyai karakter dan sikap hidup seperti Iblis. Untuk itu, mari jauhkan dari diri kita kelicikan, sifat pendurhaka, dan usaha menghalangi pekerjaan Tuhan. DOA Tuhan, mampukan aku untuk menjauhkan dari diriku karakter dan tindakan seperti Iblis karena aku adalah umatMu dan bukan pengikutnya. Dalam nama Yesus. Amin.


back
more article...
login member
Username
Password
* sign up here