welcome visitor
Join us

categories
artikel -

Buanglah Kekhawatiranmu!

Filipi 4:6 C.S. Lewis memiliki satu tokoh hasil imajinasinya yang ia beri nama Reepicheep. Sosok ini muncul di beberapa serial novel anak-anak The Chronicles of Narnia. Reepicheep muncul pertama kali di dalam buku Prince Caspian, lalu The Voyage of The Dawn Treader, dan terakhir di dalam buku The Last Battle. Diceritakan bahwa tokoh ini hidupnya dipenuhi dengan keoptimisan. Di saat orang-orang mulai khawatir karena tidak tahu keberadaan sang singa agung Aslan yang adalah pencipta dan pelindung negeri Narnia, Reepicheep tidak pernah kehilangan kepercayaan kepada junjungannya itu. Dia tidak pernah khawatir dan selalu yakin bahwa Aslan akan selalu ada baginya, memberikan pertolongan untuknya, dan tidak akan menelantarkan penduduk negeri Narnia. Reepicheep hanyalah seekor tikus kecil yang dapat berbicara! Inilah yang membuat tokoh ini begitu menarik dan unik. Walaupun tubuhnya kecil, Reepicheep memiliki kepercayaan sebesar gunung kepada junjungannya. Suatu ketika, di dalam buku Prince Caspian, Reepicheep kehilangan ekornya sewaktu berperang. Aslan yang sudah melihat segala perbuatan dan sikap hidup Reepicheep, kemudian memunculkan kembali ekornya. Bagi Reepicheep, Aslan telah mengembalikan kehormatannya, karena memiliki ekor baginya adalah suatu kehormatan dan kehilangan ekor berarti kehilangan kehormatan. Apakah yang sedang kita khawatirkan saat ini? Firman Tuhan berkata supaya kita tidak perlu khawatir tentang apa pun juga di dalam kehidupan ini. Bukankah kita memiliki Tuhan Yesus yang sanggup menolong kita dan memelihara hidup kita? Apa pun juga kesulitan hidup yang kita alami, kita tetap memiliki sumber pengharapan sejati yang senantiasa setia untuk kita. Berdoalah ketika kita khawatir, mengucap syukurlah walaupun kita dilanda kecemasan, dan cobalah untuk selalu memiliki pikiran yang positif di dalam Tuhan. Reepicheep tidak pernah meragukan Aslan dan selalu mengandalkannya. Kita pun juga bisa seperti itu, yaitu tidak meragukan Tuhan dan terus mengandalkanNya di dalam hidup kita. Reepicheep, dengan dasar kepercayaannya itu telah menjalani hidup dengan semangat, terutama di dalam peperangan. Demikian juga dengan kita, seharusnya kita hidup dengan semangat terutama ketika kita harus berjuang mengatasi segala persoalan atau berjuang untuk mencapai apa yang kita harapkan. Jangan kita membiarkan kekhawatiran mengemudikan hidup kita, tetapi biarlah Tuhan Yesus saja yang menjadi Juru Mudi kita. Ingatlah pesan yang ada pada ayat di atas, ... tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Jadi, masih ada Tuhan yang akan mendengarkan setiap keluh kesah dan kekhawatiran kita. Mintalah dengan penuh keyakinan segala hal yang menjadi harapan kita, dan doakan segala hal yang membuat kita khawatir dan gelisah. DOA Ya Tuhan, aku berdoa agar aku bisa mengendalikan rasa kekhawatiran yang ada dalam diriku, dan menggantinya dengan kepercayaan dan pikiran optimis. Dalam nama Yesus. Amin.


back
more article...
login member
Username
Password
* sign up here