welcome visitor
Join us

categories
artikel -

Double Portion Berkat Tuhan

Kejadian 49:29-32; Mazmur 37:5-6

Tidak selamanya langit itu mendung dan tidak selamanya roda kehidupan ada di bawah. Pada akhir-nya Lea mendapatkan buah yang manis setelah penderitaan hidup yang dipikulnya. Pertama, Lea dikuburkan di gua Makhpela. Gua Makhpela adalah makam leluhur bangsa Israel. Di sana telah dikuburkan Abraham beserta Sara, istrinya; Ishak beserta Ribka, istrinya; dan Yakub beserta Lea. Akhirnya, meski Lea telah tiada, harapannya selama hidup untuk bisa bersama-sama dengan Yakub terkabul juga. Ini menunjukkan pengakuan resmi bahwa Lea adalah istri sah Yakub. Kedua, dari keturunannya Mesias lahir. Ini adalah penghargaan besar dari Tuhan atas kesetiaannya dan pengharapannya kepada Tuhan. Lealah yang dipercaya oleh Tuhan untuk menjadi saluran berkat bagi dunia ini, bukannya Rahel, yaitu melalui jalur Yehuda, anaknya yang keempat.
Semasa hidupnya, Lea tidak mendapatkan perhatian dan cinta Yakub, tetapi Tuhan memerhatikan dan mencintainya, bahkan hingga yang tinggal hanya namanya saja. Luar biasa, Tuhan mengangkat Lea begitu tinggi. Karena itu, hari ini, apa pun yang sedang kita hadapi, seberat apa pun cobaan yang kita alami, mungkin itu masalah keluarga, hubungan suami dengan istri, orang tua dengan anak, masalah ekonomi, pekerjaan, penyakit, dlsb., bersabarlah dan terus nantikan pelangi di masa kekelaman ini. Walau saat ini tidak ada orang yang mau peduli dan mengerti dengan keadaan dan perasaan kita, ada Tuhan yang peduli. Ia melihat semua yang kita alami, Ia pun mendengar setiap jeritan hati kita, dan Ia mengerti setiap tetesan air mata kita. Tuhan ada di sisi kita, karena itu andalkanlah Tuhan dalam segala hal.
Melihat buah yang dihasilkan Lea, benarlah firman Tuhan yang berkata, Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! (Yer 17:7). Namun, kita harus melatih diri untuk percaya terlebih dahulu pada firman dan janji-janji Tuhan. Sehingga, ketika kita mengandalkanNya, kita tidak perlu ragu atau khawatir lagi. Ketahuilah, keputusan kita untuk percaya kepadaNya adalah awal dari pemulihan yang ingin Tuhan buat dalam hidup kita. Karena itu, jangan biarkan masalah kita memberangus iman dan pengharapan kita kepadaNya.
Mungkin saat ini kita tidak melihat jalan keluar untuk masalah kita, kita pun telah lama menderita, hidup kita seperti tidak ada perubahan, dlsb. Ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah mempermalukan orang-orang yang berharap kepadaNya. Hal lain yang perlu kita yakini adalah semua indah pada waktuNya, pada waktu Tuhan, bukan waktu kita. Entah kapan pun itu, yang jelas bila waktu itu tiba, harapan kita tidak sia-sia. Bahkan, yang kita dapatkan bisa lebih dari yang kita harapkan, seperti yang Tuhan berikan kepada Lea. Jadilah kuat, bersabarlah, dan tetap berharap kepada Tuhan.

DOA
Bapa, kuatkanlah hatiku untuk menanti pertolonganMu, dan percaya hanya kepadaMu saja. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.


back
more article...
login member
Username
Password
* sign up here