welcome visitor
Join us

categories
artikel -

Meninggalkan Jejak

Yosua 4:4-7

Jika kita membaca Alkitab, kita akan menemukan perintah-perintah Tuhan agar bangsa Israel mening-galkan jejak atau tanda yang berisi kesaksian mengenai Tuhan. Salah satunya adalah kedua belas batu peringatan akan mujizat Tuhan ketika membelah Sungai Yordan di depan Tabut Perjanjian sehingga orang Israel dapat berjalan di tanah kering. Tujuannya adalah supaya hal itu dapat diingat turun-temurun oleh keturunan orang Israel dan juga sebagai warisan yang harus disampaikan kepada mereka. Ini adalah cara Tuhan untuk membuat kisah tentang perbuatan ajaibNya terhadap orang Israel tetap diingat dan diketahui oleh keturunan-keturunan mereka hingga ribuan tahun kemudian. Selain itu, juga beberapa tempat diberi nama sesuai dengan perbuatan yang dilakukan di tempat itu sehingga ketika orang menyebut nama tempat itu, mereka pun teringat kepada perbuatan Tuhan. Ini yang menjadi salah satu alasan mengapa sejarah orang Israel masih diingat dengan jelas dan tersusun rapi. Sejarah mereka tidak hanya ditulis dalam lembaran kertas tetapi juga dalam ingatan orang-orang lewat tanda dan jejak yang ditinggalkan nenek moyang mereka.
Banyak orang ingin meninggalkan warisan kekayaan dan ilmu pengetahuan kepada keturunannya. Memang itu baik, tetapi bukan yang terbaik. Suatu waktu saya ditanya, "Warisan apakah yang ingin engkau berikan kepada anak cucumu?" Saya mulai memikirkan tentang harta dan uang yang banyak supaya hidup mereka tidak sengsara dan bahagia, tetapi semua itu bisa hilang dalam sekejap jika mereka tidak dapat menjaganya. Lalu saya memikirkan tentang ilmu pengetahuan, namun percuma saja jika mereka malas belajar. Kemudian warisan apakah yang bisa saya berikan kepada mereka agar dapat menjamin kebahagiaan hidup mereka selamanya? Kemudian saya memberikan jawaban bahwa teladan iman itulah yang terbaik dari semua peninggalan yang ada.
Bagi kita orang percaya, jejak atau tanda apakah yang akan kita tinggalkan kepada keturunan-keturunan kita agar mereka tetap senantiasa ingat kepada kebaikan Tuhan? Apakah dengan membuat gambar salib dan ditempelkan di rumah sehingga anak-anak tahu bahwa nenek moyang mereka adalah orang Kristen? Atau membeli sebuah Alkitab yang kemudian dijadikan Alkitab keramat yang diturunkan kepada keturunan supaya mereka rajin membacanya? Jejak atau tanda yang kita tinggalkan tidak perlu berupa sebuah benda tetapi berupa keteladanan hidup. Teladan iman adalah warisan yang berharga kepada keturunan kita. Benda bisa punah dan menghilang kapan saja tetapi teladan iman tidak akan pernah mati. Karena itu, marilah kita mulai fokus kepada warisan ini dari sekarang dan hidup dalam kebenaran, serta melakukan pekerjaan Tuhan agar dapat menghasilkan teladan iman yang banyak untuk keturunan kita.

DOA
Bapa, aku mau fokus untuk meninggalkan jejak iman kepada keturunanku supaya mereka pun mengenal Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.


back
more article...
login member
Username
Password
* sign up here