welcome visitor
Join us

categories
artikel -

Mengenali Potensi

1 Samuel 16:7

Tahun lalu klub sepakbola Barcelona bernostalgia mengenang 15 tahun kedatangan Lionel Messi untuk kali pertama ke markas mereka. Messi yang kala itu masih remaja, datang ke Spanyol setelah bakatnya dilihat oleh Carles Rexach, Direktur Olahraga Barcelona saat itu. Di usia remaja, Messi didiagnosa mengalami masalah dengan hormon pertumbuhan. Ia mengalami Growth Hormone Deficiency (GHD) atau kekurangan hormon pertumbuhan. Ia terancam tumbuh menjadi anak kerdil. Nyaris setahun, Messi menjalani terapi dan diharuskan menyuntikkan hormon pertumbuhan.
Klub satu negara dengan Messi di Argentina, River Plate, pernah tertarik mendatangkan Messi, namun mereka menolak untuk membayar biaya pengobatan. River Plate menilai bahwa bocah ini hanya akan menjadi beban bagi klub di kemudian hari. Justru klub dari Spanyol, Barcelona, yang memberinya tawaran bergabung. Ironis, klub dari belahan dunia yang berbeda, justru bisa melihat potensi Messi dan bersedia menanggung semua biaya pengobatan. Tak perlu satu dekade, Messi mengganti semua investasi dan kepercayaan yang diberikan klub kepadanya dengan sejumlah trofi. Kecuali gelar Piala Dunia, semua gelar juara untuk level individu maupun tim, sudah berhasil diraihnya. Tinggallah kini penyesalan pada klub yang pernah menyepelekannya dahulu.
Salah satu dimensi terpenting dalam kepemimpinan adalah mengenali potensi. Pemimpin yang baik mengenali kemampuan anggotanya. Meski belum terlihat di permukaan, namun bakat seseorang bisa dikembangkan hingga menghasilkan prestasi yang layak dibanggakan. Nabi Samuel nyaris salah mendeteksi calon pemimpin masa depan Israel, ketika suatu hari Tuhan menyuruhnya ke rumah Isai di Betlehem. Samuel terpesona dengan penampilan fisik kakak-kakak Daud dan mengira salah satu dari mereka bakal ia urapi menjadi calon raja. Namun ternyata Samuel salah, ia ditegur Tuhan. Justru Daud, remaja sederhana dengan wajah kemerah-merahan yang dipilih Tuhan. Tuhan melihat jauh ke dalam diri manusia. Ia melihat potensi kita, meski kita sendiri mungkin tidak menyadarinya.
Sering kali potensi seseorang tidak bisa dideteksi di awal, namun pengalaman kepemim-pinan disertai hikmat Tuhan, akan membuat sang pemimpin berkata, "Inilah orangnya." Jika seorang pemimpin gagal mengenali potensi anggotanya, maka pemimpin lain akan melakukannya dan memberdayakannya untuk keuntungan organisasi yang dipimpinnya. Penting bagi setiap pemimpin rohani untuk mengenali bakat dan talenta tim pelayanannya. Jangan terburu-buru memberi label bahwa tim kita tidak punya bakat apa-apa. Ada beragam jenis kecerdasan. Inventarisasi semua potensi dalam gereja, tempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat, dengan demikian para pelayan Tuhan bisa maksimal melayani dan bertumbuh sesuai panggilan dan talentanya.

DOA
Bapa, kami berdoa bagi para pemimpin kami supaya mereka bisa mengenali setiap potensi dalam tim yang ia pimpin. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.


back
more article...
login member
Username
Password
* sign up here