welcome visitor
Join us

categories
artikel -

Berhentilah Mengeluh!

Amsal 15:15

Tinggal di sebuah pulau terpencil tentunya mempunyai kesulitan tersendiri bagi masyarakat setempat. Itu juga yang dialami oleh Vera, seorang pelajar SMP yang harus menempuh perjalanan sejauh 2 km untuk sampai ke sekolah. Keadaan itu membuatnya sering mengeluh, apalagi saat ia harus melanjutkan sekolah ke SMA yang jauhnya 3 km. Ia mengeluh akan hal itu dan berharap agar rumahnya segera pindah dekat sekolah. Atau paling tidak supaya jalan itu diperbaiki dan kendaraan bisa melewatinya. Namun, karena keadaan kotanya masih dalam tahap perkembangan, maka hal itu tidak dapat terpenuhi dengan segera.
Saat melanjutkan kuliah di luar kota, baru ia merasa lega karena tempat kostnya hanya berjarak 50 meter dari kampus. Suatu siang, saat sedang istirahat di kampus, ia dan teman-teman berbagi cerita tentang banyak hal termasuk pengalaman dari SD sampai SMA. Seorang teman berkata, "Hal yang tidak pernah aku lupakan saat sekolah adalah ketika masih SMP, aku harus menempuh jarak 5 km untuk sampai di sekolah, namun syukurlah saat SMA jaraknya hanya 4 km, aku senang sekali. Namun aku bingung sama teman-temanku yang rumahnya hanya sejauh 1 km saja sering mengeluh bahkan mereka terkadang bolos karena malas." Mendengar hal itu, niat Vera yang tadinya ingin mengeluhkan jarak sekolahnya diurungkan. Ia merasa malu bila mengeluhkan jarak itu karena ternyata ada teman yang menganggap jarak 4 km itu sudah lumayan dekat.
Ketika masalah ada di hadapan kita, hidup kita terasa sangat berat dan susah. Kita ingin berlari jauh dan mulai membandingkan diri dengan orang yang hidupnya kelihatan lebih baik. Selama kita hidup di dunia ini, maka hidup kita tidak akan terlepas dari masalah. Jika kita sadar, masalah akan membuat kita menjadi kuat. Masalah adalah tantangan yang dapat membuat kita menjadi sosok yang lebih baik dari hari kemarin. Masalah membuat kita merasakan bahwa hidup ini sungguh berarti. Masalah juga membuat kita bisa menerima keadaan diri sendiri.
Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mengucap syukur atas setiap masalah yang kita hadapi. Sebab, di luar sana masih ada banyak orang yang lebih susah dibanding dengan kita. Setiap orang memiliki pergumulan masing-masing. Bahkan orang-orang yang terlihat sukses dan paling berpengaruh di dalam dunia ini juga memiliki pergumulan. Tetapi, karena kita hanya memandang masalah sebagai sebuah hambatan, kita merasa menjadi orang yang paling malang di dunia. Inilah yang sering kita lakukan sehingga sulit bagi kita untuk melihat yang kita alami masih lebih ringan dibandingkan yang dialami orang lain. Jangan hanya memandang masalah kita sendiri, tetapi pandanglah sekitar kita dan lihatlah kesusahan dan kesulitan yang dihadapi orang lain. Bandingkanlah dengan orang lain, adakah kehidupan kita jauh lebih sulit? Sering kali tidak demikian! Maka, berhentilah mengeluh!

DOA
Bapa, aku ingin belajar mengucap syukur atas keadaanku saat ini. Aku percaya bahwa Engkau yang akan menolongku melewati semuanya. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.


back
more article...
login member
Username
Password
* sign up here