welcome visitor
Join us

categories
artikel -

Bukan Lagi Egomu!

Keluaran 5:1-24, 14:26-31; Yakobus 3:16

Badak adalah hewan dengan penglihatan yang kurang baik. Cula di kepalanya adalah senjata utamanya yang akan ia pakai ketika merasa terancam bahaya. Cula badak ini terbuat dari bahan keratin, jenis protein yang sama yang membentuk rambut dan kuku manusia. Meski memiliki bobot sekitar 3 ton, namun ternyata hewan ini juga mampu berlari kencang. Ada lima spesies badak yang tersebar di Afrika dan Asia. Salah satu spesies badak yang ada di Indonesia adalah badak Jawa yang bercula satu. Malangnya, hewan berkulit keras ini merupakan hewan yang masuk daftar terancam punah. Badak Jawa dapat disebut sebagai mamalia paling langka di bumi saat ini. Di Taman Nasional Ujungkulon sendiri, saat ini spesies yang masih hidup hanya ada sekitar 40 sampai 50 ekor. Sangat disayangkan memang, karena badak Jawa banyak diburu oleh manusia untuk diambil culanya. Biasanya, cula badak digunakan sebagai obat atau hanya untuk hiasan rumah belaka. Karena sistem reproduksinya yang lama untuk melahirkan, ditambah perburuan besar terhadapnya, tidak heran jika keselamatan hewan ini terancam.
Banyak orang yang saat ini memelihara keegoisan. Tidak heran jika bumi ini semakin rusak. Baik tumbuhan maupun hewan-hewan semuanya menjadi korban keegoisan manusia yang tidak ada batasnya. Keegoisan selalu merugikan pihak lain! Memang manusia tidak pernah puas dan selalu menginginkan lebih. Dan jika keinginan ini bekerja sama dengan pikiran jahat, hasilnya adalah tindakan berdosa yang akan merugikan orang lain.
Sama seperti yang dilakukan oleh Firaun. Pada waktu itu bangsa Israel ada di bawah perbudakan bangsa Mesir. Mereka dipaksa untuk kerja rodi membuat batu bata dan keperluan lainnya. Akhirnya, Tuhan pun mengutus Musa kepada Firaun dengan pesan supaya bangsa itu diperbolehkan keluar dari Mesir. Tetapi, Firaun sama sekali tidak mengizinkan bangsa itu pergi. Dia tidak rela jika bangsa Israel tidak bekerja sedetik pun. Dalam murkanya, raja yang sangat egois ini bahkan memperberat pekerjaan mereka. Firaun tidak memberikan jerami untuk membuat batu bata, dan dia memerintahkan anak buahnya untuk menghajar orang Israel yang lamban bekerja. Keegoisan satu orang saja dapat membuat satu bangsa menderita! Tetapi, Tuhan tidak tinggal diam. Sepuluh tulah yang diberikan untuk menghukum bangsa Mesir akhirnya berhasil membuat Firaun mengizinkan orang Israel untuk keluar dari sana. Namun, tetap saja keegoisan itu begitu besar dalam diri Firaun, sehingga setelah beberapa hari lamanya Firaun memutuskan untuk mengejar mereka di padang gurun. Alhasil, Tuhan menenggelamkan Firaun dan seluruh pasukannya di tengah Laut Teberau. Yakobus menulis dalam suratnya bahwa di mana pun ada sifat mementingkan diri sendiri, di situ pasti akan ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat. Jadi, mari kita buang sifat egois kita! Belajarlah memahami kebutuhan orang lain dan jadilah berkat bagi mereka!

DOA
Bapa, bimbing aku untuk menjadi orang yang tidak lagi mementingkan diri sendiri, melainkan juga belajar melihat kepentingan orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.


back
more article...
login member
Username
Password
* sign up here