welcome visitor
Join us

categories
artikel -

Aksi Kasih Yang Nyata

1 Yohanes 4:7-12, 19-21

A da pemandangan yang tak biasa di tengah-tengah aksi demo sebagian ormas pada hari Jumat, 14 Oktober 2016, yang menuntut agar Gubernur Ahok diproses secara hukum karena dituduh menista agama. Hal ini terlihat dari beberapa media berita online yang memberitakannya dan beberapa foto yang tersebar di sosmed. Dalam berita dan foto yang menjadi viral tersebut, diperlihatkan ada sekelompok ibu-ibu keturunan Tionghoa yang keluar dari gereja Katedral. Mereka membagi-bagi makanan kepada sebagian pendemo yang ada di sekitar mereka. Sontak, aksi ini mengundang decak kagum dari para Netter atau Netizen.
Terlepas dari apa motif ibu-ibu tersebut melakukan hal itu, entah mau memperlihatkan dukungan mereka terhadap aksi demo tersebut atau hanya sebatas aksi kasih atau peduli saja dengan membagi-bagikan makanan, yang pasti hal itu bukanlah hal biasa. Memang kelihatan mudah saja, soalnya hanya membagikan makanan saja. Namun risikonya juga ada! Bagaimana jika pendemo tidak mau menerima pemberian makanan dan malah memarahi aksi mereka? Dan ternyata aksi mereka disambut dengan baik, para pendemo antusias mengambil makanan tersebut. Aksi membagi-bagikan makanan pun bisa berjalan lancar. Di sinilah letak toleransi yang luar biasa, meski ada yang menuduhnya sebagai keberpihakan.
Dalam kehidupan orang percaya, peranan kasih seharusnya diperlihatkan kepada semua orang tanpa memandang etnis, suku, dan agama. Memang, dalam berbuat kasih atau kebaikan kepada orang lain terkadang dicurigai bahkan dianggap modus, tetapi janganlah hal ini mematikan kasih kita. Sebisa mungkin berbuatlah kasih, di mana pun, kapan pun, dan dalam situasi apa pun, sebab hal itu yang dikehendaki oleh Tuhan.
Bukankah kita diselamatkan oleh karena kasihNya? Apakah Tuhan menyatakan kasihNya hanya kepada orang-orang tertentu saja? Tidak, tentu kepada semua orang. Ia memberikan matahari dan kehidupan kepada semua orang, bahkan Ia juga menyediakan anugerah keselamatan yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk semua orang, sehingga barangsiapa percaya kepadaNya, diselamatkan. Sepatutnyalah kita membagikan berkat Tuhan itu kepada semua orang melalui perbuatan kasih yang nyata. Sepatutnyalah juga kita memberitakan kasih Tuhan kepada dunia. Sebab, dengan adanya aksi kasih yang kita perlihatkan maka kita masuk kategori lahir dari kasih Tuhan dan juga mengenal Tuhan, "... dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari kasih Allah dan mengenal Allah."
Meski aksi kecil yang dilakukan dalam peristiwa di atas, yakni membagikan makanan namun ternyata mengundang haru dan decak kagum. Demikian juga dengan kita, sudah seharusnya menunjukkan kasih yang nyata, yang bisa menjadi jembatan hubungan kita dengan sesama, bahkan jembatan hubungan sesama yang belum percaya dengan Tuhan.

DOA
Bapa sorgawi, mampukan aku untuk selalu mengasihi sesama dengan kasihMu yang besar, tanpa memandang latar belakang mereka. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.


back
more article...
login member
Username
Password
* sign up here