welcome visitor
Join us

categories
artikel -

Pernah Menderita Hydrocephalus

Kolose 3:17

Apa yang ada di benak kita ketika mendengar hydrocephalus? Mungkin kita beranggapan bahwa penderita penyakit ini tidak akan dapat berprestasi. Hydrocephalus adalah penyakit menumpuknya suatu cairan di dalam otak yang mengakibatkan kepala membesar tidak normal. Cairan yang berlebihan tersebut dapat menyebabkan kerusakan otak, gangguan fisik dan mental.
Hydrocephalus pernah dialami oleh Sean Winshand Cuhendi. Dokter pernah memvonis, usianya hanya bisa mencapai umur 12 tahun apabila tidak dioperasi. Namun ibunya memutuskan untuk tidak dioperasi. Dengan sangat berhati-hati ia merawat dengan penuh cinta. Saat itu, kondisi Winshand terlalu rentan, ia tidak boleh terlalu lama menangis dan kejang, sebab kondisinya akan semakin memburuk. Tidak boleh terkena panas matahari secara langsung, dan kepalanya tidak boleh terbentur. Karena itu dipasang busa di sekitar rumahnya agar terhindar dari benturan dan dipakaikan helm, bahkan sang ibu memutuskan untuk berhenti bekerja agar dapat menjaga Winshand dengan baik. Ia memberikan Winshand papan catur agar bisa tetap bermain. "Karena itu, saya berikan dia papan catur supaya bisa tetap bermain tanpa perlu berisiko terjatuh," ujar Henny, ibu Winshand. Di usia tiga tahun, Winshand pernah mengalami kelumpuhan selama dua minggu.
Tanpa lelah dan penuh kesabaran, Henny terus merawat dan memerhatikan Winshand. Selain pengobatan medis, ibunya juga melakukan pengobatan sinshe. Setiap hari, ia memberikan makanan bernutrisi tinggi, seperti ikan salmon, ikan gindara, dan kuah rebusan burung dara. Akhirnya dengan anugerah Tuhan, semakin hari kondisi Winshand semakin membaik. Kepala Winshand yang sempat membengkak perlahan mengempis dan di usia lima tahun ia dapat berjalan dengan normal. "Puji Tuhan kondisinya semakin membaik. Dokter saja sampai terkejut, nyaris tidak percaya kalau Winshand bisa kembali normal. Ini benar-benar mujizat dari Tuhan. Karena jarang ada pengidap hydrocephalus yang bisa kembali normal," ungkap Henny penuh rasa syukur.
Siapa sangka, Winshand, pria kelahiran 5 September 1997 ini, yang menderita hydrocephalus telah mengalami kesembuhan tanpa operasi, bahkan ia telah mengukir berbagai prestasi di kancah internasional di bidang olahraga catur dan kini mendapat gelar "master catur Internasional 2015". Tidak sampai di situ, Winshand akan terus melanjutkan kariernya dan mempersiapkan dirinya untuk meraih gelar juara selanjutnya. Pencapaian yang ia peroleh merupakan hasil dari semangat perjuangan dan kerja kerasnya.
Bila Tuhan berkehendak, hal yang mustahil pun dapat terjadi meski situasi dan kondisi tidak mendukung. Karena itu, jangan berputus asa dan hilang semangat. Teruslah belajar serta berjuang menghadapi berbagai tantangan hidup dengan mengandalkan Tuhan.

DOA
Bapa, aku percaya Engkau selalu ada dan berdaulat dalam hidupku. Tuntunlah aku agar menjadi pemenang kehidupan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.


back
more article...
login member
Username
Password
* sign up here