welcome visitor
Join us

categories
artikel -

Agar Fokus Berdoa

Forum Tanya-Jawab: Dian

Tanya: Bagaimana cara berdoa dengan pikiran yang terarah kepada Tuhan tanpa memikirkan hal duniawi?
Jawab: Memang, ada banyak penghalang bagi seseorang untuk dapat fokus berdoa, sebab Iblis tidak senang manusia berkomunikasi dengan Tuhan. Kita bisa melihat kisah Tuhan Yesus sewaktu berdoa di Taman Getsemani. Tuhan Yesus mengajak ketiga orang muridNya untuk menemaninya, yakni Yakobus, Petrus, dan Yohanes. Alhasil setelah Tuhan Yesus berseru kepada Bapa dan kembali menemui ketiga muridNya, Ia menemukan mereka tertidur dan tidak sanggup berjaga-jaga. Karena itu, Tuhan Yesus berkata, "Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut tetapi daging lemah." (Mrk 14:38). Dari perkataan Tuhan Yesus tersebut, dapat diartikan bahwa berjaga-jaga dan tetap berdoa memiliki peranan penting bagi orang Kristen agar kita sebagai orang percaya tidak jatuh ke dalam pencobaan. Karena itu doa sering dikatakan sebagai napas hidup orang percaya. Tanpa doa maka kerohanian kita mengalami kelesuan. Tetapi tentu bukan hanya berdoa saja, melainkan kita juga harus membaca dan merenungkan firman Tuhan, agar kita dapat mengetahui dan mengerti kehendak Tuhan di dalam hidup kita.
Sebenarnya, berdoa itu mudah dilakukan, tetapi sebagian orang ada juga yang merasa sulit untuk berdoa. Apa yang menjadi kendala seseorang tidak bisa fokus berdoa? Jika kita mau berdoa dengan memaksa pikiran kita terarah kepada Tuhan, maka hal itu tidak akan bisa dilakukan. Semakin kita memaksa diri, maka yang ada adalah kejenuhan, malas, dan keraguan untuk berdoa. Selain itu, doa kita akan menjadi hambar sebab kita hanya berusaha supaya pikiran kita fokus. Doa itu bukan seperti suatu hobi. Jika kita hobi maka kita akan melakukannya dan bisa diasah ataupun tidak, tergantung kemauan kita. Tetapi, doa itu adalah kebutuhan. Jika kita merasa membutuhkan Tuhan maka kita akan berdoa dengan segenap hati, bahkan di mana pun dan kapan pun kita pasti akan berdoa.
Jadi, supaya dapat berdoa dengan pikiran terarah: Pertama, pastikan bahwa Anda membutuhkan Tuhan dan percaya dengan segenap hati. Seseorang akan sulit berdoa jika ia tidak merasa membutuhkan Tuhan dan percaya kepadaNya. Sebaliknya, ia akan berdoa dengan berekspresi, bahkan menangis dan berlutut jika ia merasa memerlukan Tuhan (Mzm 34:16,18). Kedua, berdoalah dengan merendahkan hati di hadapan Tuhan. Apa yang ada di dalam hati, ungkapkanlah kepada Tuhan. Apa yang Anda khawatirkan dan takutkan mengenai masa depan, pekerjaan, dlsb., bawalah kepada Tuhan dengan sikap merendahkan diri di hadapanNya (2 Taw 7:14; Flp 4:6,8). Ketiga, berdoalah dengan kata-kata yang ada di dalam hati dan pikiran Anda, tidak perlu indah dan puitis. Berdoa itu tidak harus menyusun kalimat yang indah dan menyenangkan, cukup dengan bahasa Anda saja, seperti halnya Anda berbicara dengan sahabat Anda. Terbukalah kepada Tuhan (Mat 7:7; Yer 29:12-13). Keempat, berdoalah dengan iman (Yak 1:6-8; Ams 3:5-6). Doa yang disertai dengan iman, tentu ditunjukkan dengan sikap berserah kepada Tuhan. Ia percaya bahwa Tuhan sanggup menjawab seruan, menyembuhkan, dan memberikan solusi. Ia percaya bahwa Tuhan pun akan memberikan yang terbaik baginya. Selain itu, orang yang berdoa dengan iman, "ia tidak akan memaksa Tuhan menjawab sesuai dengan keinginannya, melainkan berharap kehendak Tuhan yang jadi." Tetaplah berdoa!


back
more article...
login member
Username
Password
* sign up here